Nama : Wella Happy Agostiana Dewi
NIM : 24010684130
Program Studi : PG-PAUD
REVIEW JURNAL
|
Judul |
Peran Perpustakaan Perguruan Tinggi
dalam Literasi Kesehatan Mental Mahasiswa |
|
Nama Jurnal |
Jurnal
Rekam dan Perpustakaan |
|
Volume dan Halaman |
Volume 8, No. 1, Halaman 109 -
121 |
|
Tahun |
2022 |
|
Penulis |
Komariah, N., Saepudin, E., Nurislaminingsih,
R. |
|
Reviewer |
Wella Happy Agostiana Dewi |
|
Tanggal Reviewer |
28 Agustus 2024 |
|
Latar Belakang |
Kesehatan mental atau
kesehatan jiwa merupakan bagian dari diri manusia yang sama pentingnya dengan
kesehatan fisik. Pada umumnya seseorang sangat memerhatikan kesehatan fisiknya,
misalnya dengan menjaga pola makan, berolahraga, minum suplemen, tidur
teratur, dan lain sebagainya. |
|
Permasalahan |
Banyak yang lupa mengenai
bagaimana cara memelihara kesehatan jiwanya sehingga terganggunya kesehatan
jiwa sering tidak terdeteksi sejak dini. Di sisi lain ada pula mereka yang
menyadari bahwa terjadi sesuatu yang salah pada dirinya, tetapi tidak tahu
harus berobat atau berkonsultasi dengan siapa. Bahkan adakalanya keluarga
merasa malu apabila ada anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa. Pentingnya
menjaga kesehatan mental seyogyanya ada dalam prinsip hidup setiap orang,
terutama kalangan yang memiliki aktivitas dengan tingkat stres tinggi,
seperti para mahasiswa yang sedang menuntut berbagai macam ilmu. Mahasiswa
merupakan salah satu kelompok sosial yang ada pada masyarakat yang diharapkan
akan menjadi generasi penerus bangsa. Statusnya sebagai tumpuan harapan
masyarakat untuk memajukan negara menuntut mahasiswa agar menjadi pribadi
yang sehat jiwa dan raganya. Namun demikian, pada kenyataannya masih terdapat
fenomena kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa. |
|
Tujuan penelitian |
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi
dan menjelaskan bagaimana peran perpustakaan perguruan tinggi dalam
menumbuhkan literasi kesehatan mental mahasiswa. |
|
Metode penelitian |
Metode penelitian yang
digunakan adalah studi literatur yang bersumber dari jurnal, tulisan di media
massa, Undang-undang (Undang-Undang RI No. 12 Tahun 2012), dan website
resmi milik organisasi meliputi : UNICEF dan Kementerian Kesehatan. |
|
Hasil penelitian |
Hasil penelitian ini diharapkan
dapat membantu menekan tingkat gangguan kesehatan mental khususnya pada
mahasiswa, karena dengan membaca penelitian ini mahasiswa dapat mengetahui
upaya-upaya dalam pencegahan dan penanganan gangguan kesehatan mental
khususnya melalui peran perpustakaan yang diberikan oleh perguruan tinggi untuk
literasi kesehatan mental mahasiswanya. |
|
Kelebihan penelitian |
Hasil kajian literatur ini
akan berguna sebagai sumber bacaan bagi siapa saja yang memiliki minat dalam
kajian kesehatan mental di kalangan mahasiswa. Selain itu, hasil dari
penelitian ini juga dapat menjadi sumber referensi bagi pustakawan untuk
memulai memperluas kolaborasi dengan ahli kejiwaan dalam rangka pengadaan
koleksi, tata ruang, dan fasilitas lain yang sesuai untuk penyelenggaraan
kegiatan literasi kesehatan mental. |
|
Kekurangan penelitian |
Hasil dari analisis literatur ini masih memiliki keterbatasan karena
tidak melakukan observasi lapangan untuk mengkaji sebuah kasus yang
sebenarnya terjadi. |
