Selasa, 27 Agustus 2024

PERAN PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DALAM LITERASI KESEHATAN MENTAL MAHASISWA

Nama : Wella Happy Agostiana Dewi

NIM 24010684130

Program Studi : PG-PAUD


REVIEW JURNAL


Judul

Peran Perpustakaan Perguruan Tinggi dalam Literasi Kesehatan Mental Mahasiswa

Nama Jurnal

Jurnal Rekam dan Perpustakaan

Volume dan Halaman

Volume 8, No. 1, Halaman 109 - 121

Tahun

2022

Penulis

Komariah, N., Saepudin, E., Nurislaminingsih, R.

Reviewer

Wella Happy Agostiana Dewi

Tanggal Reviewer

28 Agustus 2024

Latar Belakang

Kesehatan mental atau kesehatan jiwa merupakan bagian dari diri manusia yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Pada umumnya seseorang sangat memerhatikan kesehatan fisiknya, misalnya dengan menjaga pola makan, berolahraga, minum suplemen, tidur teratur, dan lain sebagainya.

Permasalahan

Banyak yang lupa mengenai bagaimana cara memelihara kesehatan jiwanya sehingga terganggunya kesehatan jiwa sering tidak terdeteksi sejak dini. Di sisi lain ada pula mereka yang menyadari bahwa terjadi sesuatu yang salah pada dirinya, tetapi tidak tahu harus berobat atau berkonsultasi dengan siapa. Bahkan adakalanya keluarga merasa malu apabila ada anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa. Pentingnya menjaga kesehatan mental seyogyanya ada dalam prinsip hidup setiap orang, terutama kalangan yang memiliki aktivitas dengan tingkat stres tinggi, seperti para mahasiswa yang sedang menuntut berbagai macam ilmu. Mahasiswa merupakan salah satu kelompok sosial yang ada pada masyarakat yang diharapkan akan menjadi generasi penerus bangsa. Statusnya sebagai tumpuan harapan masyarakat untuk memajukan negara menuntut mahasiswa agar menjadi pribadi yang sehat jiwa dan raganya. Namun demikian, pada kenyataannya masih terdapat fenomena kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa.

Tujuan penelitian

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana peran perpustakaan perguruan tinggi dalam menumbuhkan literasi kesehatan mental mahasiswa.

Metode penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang bersumber dari jurnal, tulisan di media massa, Undang-undang (Undang-Undang RI No. 12 Tahun 2012), dan website resmi milik organisasi meliputi : UNICEF dan Kementerian Kesehatan.

Hasil penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu menekan tingkat gangguan kesehatan mental khususnya pada mahasiswa, karena dengan membaca penelitian ini mahasiswa dapat mengetahui upaya-upaya dalam pencegahan dan penanganan gangguan kesehatan mental khususnya melalui peran perpustakaan yang diberikan oleh perguruan tinggi untuk literasi kesehatan mental mahasiswanya.

Kelebihan penelitian

Hasil kajian literatur ini akan berguna sebagai sumber bacaan bagi siapa saja yang memiliki minat dalam kajian kesehatan mental di kalangan mahasiswa. Selain itu, hasil dari penelitian ini juga dapat menjadi sumber referensi bagi pustakawan untuk memulai memperluas kolaborasi dengan ahli kejiwaan dalam rangka pengadaan koleksi, tata ruang, dan fasilitas lain yang sesuai untuk penyelenggaraan kegiatan literasi kesehatan mental.

Kekurangan penelitian

Hasil dari analisis literatur ini masih memiliki keterbatasan karena tidak melakukan observasi lapangan untuk mengkaji sebuah kasus yang sebenarnya terjadi.

 

PERAN PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DALAM LITERASI KESEHATAN MENTAL MAHASISWA

Nama : Wella Happy Agostiana Dewi NIM  :  24010684130 Program Studi : PG-PAUD REVIEW JURNAL Judul Peran Perpustakaan Perg...